Membuat Mainan Anak Kecil: Arduino RFID PHP

mainan anak kecil arduino rfid

Manteman, saya berhasil membuat mainan baru. Mainan ini saya namakan Double Security System, jiahh gaya bener bahasanye, padahal hasilnya tidak seberapa. Kalau orang indonesia bilang mungkin lebih tepatnya Sistem Keamanan menggunakan Sidik Jari dan RFID, dimana output nya untuk sementara saya menggunakan bahan yang kebetulan lagi ada di rumah yaitu LED dan Motor Servo. Bisa saja sih outputnya saya ganti menggunakan peluru pestol. Jadi ketika data yang masuk tidak valid, atau ada yang coba menjebol pertahanan dengan paksa maka tu pestol bertindak tegas! Tapi jangan deh, dosa.

Sebenarnya ini adalah artikel lanjutan dari Dulu Musuh, Sekarang Teman, dimana dalam artikel itu saya menyampaikan hal yang menjadi dasar mengapa maianan ini bisa dibuat.

Bahan Yang di Gunakan

Bahan/Alat yang saya pakai buat mainan anak kecil ini cukup sederhana, yaitu:
  • RFID, reader dan Tag nya (gantungan kunci dan kartu). di dalamnya terdapat chip yang dapat menampung data.
  • Finger Print alias Sidik Jari, ini alatnya mahal banget, belinya juga sama bule di luar negeri, maklum untuk simulasi dan penelitian. Kalo yang udah jadi sih di pasar kembang juga ada jual.
  • Motor Servo, yang menjadi sasaran output dari alat ini
  • Red LED, sama kek Motor Servo, jadi sasaran juga
  • PHP, bahasa pemrograman web yang disini saya pake buat memvalidasi dan mengelola semua data yang masuk dari Sidik Jari dan RFID
  • MySQL, database yang saya pakai buat menampung data. Servernya saya pake apache ya.
  • Arduino Uno, mikrokontroler kekinian, gak perlu nyolder-nyolder lagi kayak zaman kakek kita dulu.
  • Arduino Ethernet Shields, urusan lalu lintas data dari client ke server, ibaratnya mak comblang kalo dalam bahasa manusia nya.

Untuk penampakan nya, bisa di lihat pada video berikut ini:





Maaf, mainan nya masih jelek, jika kamu punya mainan yang lebih bagus silahkan sharing pada kolom komentar, biar kita bisa bagi pengalaman dan mainan kita masing-masing akan tambah bagus.

0 comments:

Post a Comment