Skripsi identik dengan Dosen Belagu


Dosen belagu/sombong disaat skripsi/tugas akhir - Walaupun tidak semua, namun skripsi atau yang disebut dengan tugas akhir itu identik dengan dosen yang mulai belagu.

Mungkin kodrat manusia kali ya, kalau merasa di butuhkan mereka mulai pasang muka, dan mendadak ngartis. Padahal jika mereka sadari bahwa si mahasiswa membayar untuk itu, mungkin mereka akan sedikit merenung.

Mengerti Keadaan Dosen?

Mengerti akan kesibukan dosen itu memang hal yang sudah pasti harus ada pada diri seorang manusia, namun jika tidak mampu mengatur waktu dan tenaga, sabaiknya jangan mengajukan diri sebagai dosen pembimbing atau sebagai dosen umum sekalian, karena setiap pekerjaan pasti selalu ada konsekuensi nya.

Apakah nereka mengajukan menjadi dosen pembimbing hanya karna faktor uang? Yang ketika uangnya habis lalu mulai lrpas dari tanggung jawab tersebut? Lalu apa gunanya mereka rajin sholat kalau masih sengaja melakukan tindakan seperti itu?

Apakah dosen perlu mengerti perasaan si mahasiswa?
Pertanyaan seperti itu sama saja dengan apakah kita harus peka terhadap sesama umat manusia?
Kehidupan sosial di indonesia memang menjadi junjungan utama dalam berbangsa, hal itu juga dengan tegas terdapat dalam salah satu sila di pancasila.

Hubungan Sosial? Ehm..

Jika hubungan sosial tidak dijaga, bagaimana kita akan di hormati, apakah tidak berpikir siapa tau suat saat mahasiswa yang di bimbingnya itu akan memberi rezeki atau menolong hidup mereka ke depan nya?

Jika masih ada yang menerapkan sistem: siapa yang paling giat mengejar dosen maka akan terlihat keseriusan sang mahasiswa. Saya katakan sekali lagi, itu kuno, itu cuma modus agar si dosen pembimbing lebih di hargai sebagai artis, eh salah dosen pembimbing.

Email, sms, whatsapp, dsb tidak akan berfungsi disini, kemajuan teknologi tidak di pakai disini, mari kita balik ke zaman kuno, yaitu: SISTEM BERBURU. Kalaupun ada yang di balas, itu surga banget. Ibarat fans yang di mention oleh artis idolanya di twitter.

Penutup

Semoga pola pendidikan kita berubah, guru/dosen akan kembali ke fungsi utama nya yaitu sebagai bla bla bla anda sudah tau sendiri. Mohon maaf jika ada kata yang salah, artikel ini berdasarkan dari sharing teman-teman dan cerita bertahun-tahun yang sering saya dengar dari mahasiswa/i yang sedang menjalani tugas akhir/skripsi.

0 comments:

Post a Comment